Mengenali Tanda-tanda Bunuh Diri pada Remaja

Sumber gambar: Evablue | Unsplash

Bunuh diri masih menjadi masalah serius di seluruh dunia, karena dianggap sebagai cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. Menurut data dari World Health Organization (WHO), setiap 40 detik ada satu korban meninggal yang disebabkan oleh tindakan bunuh diri, terutama dari kalangan remaja. 

Remaja rentan melakukan bunuh diri karena sedang berada di fase transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Semakin bertambahnya usia, semakin banyak pula permasalahan yang datang dalam hidup. Permasalahan yang tidak bisa ditangani tersebut membuat remaja mudah mengalami stres hingga depresi, yang memicu rasa ingin bunuh diri. Meski keinginan tersebut dipikirkan secara diam-diam, namun ada tanda-tanda yang bisa diketahui loh.

Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukan seorang remaja berniat untuk bunuh diri:

  • Membicarakan hal-hal aneh, seperti kematian atau kalimat “apabila aku udah gak ada …” atau “kalau aku bunuh diri …”
  • Menjauh dan menutup diri dari orang terdekat serta selalu ingin menyendiri.
  • Memberikan barang-barang berharga kepada orang lain.
  • Melakukan tindakan berbahaya yang dapat berujung pada kematian, misalnya menyetir ugal-ugalan dan mengonsumsi obat secara berlebihan.
  • Menurunnya rasa percaya diri, mulai dari rasa malu, membenci diri sendiri, dan meyakini bahwa semua orang akan lebih baik tanpa dirinya.

Jika Sahabat menemukan tanda-tanda tersebut dialami oleh teman atau kerabat, segeralah ambil tindakan untuk mencegah upaya bunuh diri yang ingin dilakukannya. Sahabat bisa memulai dari hal kecil, seperti mengajaknya bercerita atau bepergian bersama untuk refreshing/menjernihkan pikiran dari hal-hal buruk. 

Apabila tidak ada perubahan, Sahabat bisa menyarankannya agar berkonsultasi dengan psikolog atau mengirimkan curhatan apapun melalui email kami imaji.idn@gmail.com atau direct message Instagram @intimatajiwa.

Dengan mengenali tanda-tanda bunuh diri, IMAJI berharap bisa mengantisipasi dan mengurangi angka bunuh diri, serta saling memberi semangat positif terhadap sesama remaja.

Managing Editor : Maria Ayu Vania

Content Writer : Shafira Eka Septiani

Visual Content Creator : Najla Aulis Shabira

Sosial Media Manager : Resty Nadia Al’ula

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Top